Puisi Anak Anak Bali Menentang UU Pornografi

Suara Hati Anak Pantai..
Bang Haji yang saya hormati..
Jangan salahkan turis pakai bikini..
Mereka mencari kehangatan matahari..
Di pantai kebanggaan negeri ini..
Untuk itu tolonglah Bali dipahami..
Tak mungkin berjemur pakai dasi..
Bang Haji yang saya hormati..
Mulailah engkau introspeksi diri..
Kelak kau temukan kebenaran sejati..
Jangan banyak teori..
Apalagi sok suci..
Engkau sendiri berpoligami..
Kami anak pantai Bali..
Terbiasa dengan pemandangan begini..
Biarpun rambut warna-warni..
Kami masih punya nurani..
Tak pernah ada syahwat menari..
Bang Haji yang saya hormati..
Silahkan engkau datang kemari..
Nikmati alam anugerah ilahi..
Kami sambut dengan suka hati..
Surfing pun akan kami ajari..
Meluncur di atas ombak tinggi..
Akan tetapi.. Janganlah engkau pelototi..
Kalau ada bodi-bodi seksi..
Apalagi sampai birahi..
Bang Haji yang saya hormati..
Mereka jangan dicaci maki..
Apalagi dituduh pornografi..
Semua itu keindahan tubuh yang alami..
Dari negeri Sakura sampai Chili..
Semuanya ada disini..
Mereka tidak mencari sensasi..
Tapi menghilangkan kepenatan sehari-hari..
Jangan fanatik budaya Arab Saudi..
Ingatlah budaya Indonesia asli..
Sensual tapi penuh arti..
Jika kau paksa terapkan di Bali..
Semua itu akan jadi basi..
Bang Haji yang saya hormati..
Jika engkau sudah datang kemari..
Satu hal yang saya peringati..
Meski ada turis cantik sekali..
Janganlah kau jadikan istri..
Karena istrimu sudah banyak sekali

Artikel Terkait Lainnya Seputar:



0 comments:

Poskan Komentar

 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2009 SourceFlame |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Usage Rights

DesignBlog BloggerTheme comes under a Creative Commons License.This template is free of charge to create a personal blog.You can make changes to the templates to suit your needs.But You must keep the footer links Intact.